“Rembulan”ku Yang Temaram
Namamu berartikan Rembulan
Sinarmu membias di hatiku walau temaram…
seperti Rembulan,
Kehadiranmu tak selalu ada seperti Mentari
…Adalah “Rembulan”ku yang temaram,
yang biasmu kini tertutup awan hitam
Biarkan waktu membenamkan kisah kita
Biarkan cerita kita hanya tertulis di langit-langit hati saja
Apakah kau tau?
Sesalku tak akan pernah hadir hanya krn sebuah akhir
BAgiku Cinta tetaplah Cinta…
Walaupun ada AKHIR, tapi bukan berarti HILANG
